Revitalisasi Sekolah Dikota Pariaman Ditargetkan Rampung Agustus
Usai peninjauan, Yota Balad menjelaskan bahwa rehab sekolah di Kota Pariaman merupakan hasil dari pengajuan proposal langsung kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI beberapa waktu lalu.
“Kota Pariaman berhasil memperjuangkan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp25 miliar untuk program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan pada Tahun 2026 ini. Terdapat 36 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp25 miliar bersumber dari APBN. Proyek yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Namun hasil peninjauan hari ini, telah banyak sekolah – sekolah yang telah menyelesaikan proyek ini sebelum jadwal yang ditentukan dan ini membuat fasilitas Pendidikan semakin nyaman dan layak, “ ujarnya.
Adapun sekolah yang ditinjau adalah SDN 01 Kampung Jawa I, Kecamatan Pariaman Tengah. Di sekolah tersebut, pengerjaan revitalisasi telah rampung 100%. Walikota memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah dan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) atas komitmen dan kerja samanya sehingga pengerjaan fisik dapat diselesaikan tepat waktu. Untuk SDN 13 Tungkal Selatan, Pariaman Utara, Kota Pariaman, pengerjaan sudah 90 % selesai, tinggal penataan untuk kerapian sekolah.
“Secara keseluruhan, progres pengerjaan fisik program revitalisasi sekolah di Kota Pariaman saat ini telah mencapai hampir 90 persen. Kita juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan Kota Pariaman beserta jajaran untuk mengawal pengerjaan hingga selesai total. Kami menargetkan pada bulan Agustus 2026 seluruh pengerjaan revitalisasi di 39 sekolah ini sudah tuntas 100 persen, sehingga dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa dan guru untuk mendukung proses belajar mengajar," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher menjelaskan rincian sekolah yang menjadi penerima bantuan program revitalisasi tersebut.
"Total ada 39 satuan pendidikan di Kota Pariaman yang menerima bantuan program revitalisasi Tahun anggaran 2026 ini. Rinciannya terdiri dari 29 Sekolah Dasar (SD), 6 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 4 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)," jelasnya.
Pihaknya menambahkan bahwa Dinas Pendidikan bersama jajaran Bidang Pembinaan Sekolah Dasar dan Menengah terus melakukan pengawasan ketat di lapangan agar seluruh sekolah penerima dapat menyelesaikan pekerjaan fisik dengan hasil maksimal sebelum batas target yang ditentukan.
“Melalui program revitalisasi ini, sarana seperti rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, ruang administrasi, fasilitas toilet, hingga penataan lingkungan sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan memberikan kenyamanan belajar bagi para siswa di Kota Pariaman, “ tutupnya.(dewi/ kominfo)