Bupati Agam Bahas Rencana Jalan Tol Bersama Hutama Karya, Trase 3 dan 4 Jadi Pertimbangan Awal
0 menit baca
Agam, Sumbar – Pemerintah Kabupaten Agam bersama PT Hutama Karya dan PPK Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum membahas rencana pembangunan jalan tol melalui rapat virtual di Ruang Rapat Bupati Agam, Senin (13/7).
Rapat dipimpin Bupati Agam, Benni Warlis, didampingi Sekretaris Daerah, Mhd. Lutfi AR, yang mengikuti secara daring dari Jakarta. Turut hadir Asisten II Setda, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Pembahasan mencakup perkembangan perencanaan, koordinasi lintas sektor, serta persiapan yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan proyek jalan tol. PT Hutama Karya memaparkan empat alternatif trase yang masing-masing memiliki tingkat risiko berbeda terhadap lahan permukiman maupun pertanian.
Bupati Agam menegaskan pemerintah daerah siap mendukung pembangunan infrastruktur strategis tersebut, namun seluruh proses harus didasarkan pada data yang akurat. Ia meminta OPD terkait segera melakukan evaluasi dan survei lapangan sebagai dasar penentuan trase.
“Data harus akurat baik secara administratif maupun lapangan. Ini kita lakukan agar tidak ada pihak yang dirugikan serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi kemajuan pemerintah maupun kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.
Dalam rapat, OPD teknis mengusulkan trase 3 dan trase 4 sebagai alternatif dengan risiko paling kecil terhadap permukiman dan lahan pertanian. Meski demikian, kedua trase tersebut masih memerlukan kajian lanjutan terkait kondisi medan, potensi kerawanan bencana, serta struktur tanah dari sisi teknis Kementerian PU.
Sebagai tindak lanjut, trase 3 dan 4 menjadi pertimbangan utama dan akan ditinjau langsung oleh Pemerintah Kabupaten Agam bersama PT Hutama Karya pada Rabu, 15 Juli 2026. Peninjauan lapangan akan difokuskan pada jalur pembebasan lahan sekaligus penentuan lokasi exit tol yang direncanakan di wilayah Kabupaten Agam. (Kominfo)