Warga Panik, 12 Gajah Liar Melewati Kawasan Perkebunan Di Muara Fajar Rumbai, Petugas Berhasil Menghalaunya.
Tim penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru yang dipimpin Komandan Peleton (Danton) Robi Setiawan bergerak dari Pos 13 Cempaka langsung menanggapinya. Mereka berangkat menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus (MPK) 21 sekitar 35 menit akhirnya petugas tiba dilokasi, tepatnya pukul 23.25 WIB.
Di tengah gelapnya malam, petugas mendapati sekitar 12 ekor gajah liar terlihat melintas di kawasan perkebunan warga yang berada di sepanjang Jalan Pekanbaru-Minas. Kawanan tersebut bergerak perlahan mengikuti jalur yang telah lama menjadi lintasan alami mereka.
Selain petugas Damkar, upaya penanganan juga melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dan aparat TNI. Ketiga unsur tersebut berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menjaga agar kawanan gajah tidak mengalami gangguan selama proses penghalauan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan bahwa kemunculan kawanan gajah di kawasan Muara Fajar bukanlah hal yang baru. Wilayah tersebut memang berada di jalur yang kerap dilalui satwa liar ketika berpindah dari satu kawasan ke kawasan lainnya.
"Perlintasan gajah di kawasan tersebut memang cukup sering terjadi karena merupakan jalur migrasi atau lintasan alami kawanan gajah. Oleh karena itu, penanganan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian satwa yang dilindungi," ujarnya, Minggu (31/5).
Bagi petugas di lapangan, operasi seperti ini membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian. Berbeda dengan evakuasi satwa kecil yang dapat segera diamankan, kawanan gajah harus diarahkan secara perlahan agar tidak merasa terancam dan tidak menimbulkan kepanikan yang berpotensi membahayakan manusia maupun satwa itu sendiri.
Beruntung, proses penghalauan berlangsung lancar. Setelah beberapa waktu, kawanan gajah berhasil diarahkan menjauh dari area perkebunan dan kembali menuju habitatnya. Tidak ada kerusakan yang ditimbulkan, baik terhadap lahan perkebunan warga maupun fasilitas lainnya.
Yang lebih melegakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Operasi penyelamatan pun berakhir dengan aman dan seluruh personel kembali ke pos pada pukul 00.55 WIB.