BREAKING NEWS

Tim Iran Bermain Di Amerika Serikat, Bermarkas Di Meksiko

Amerika Serikat – Tim Iran di Piala Dunia 2026 patut kita simak, karena di fase grup ini, Tim Iran berada di Grup G tergabung dengan Belgia, Mesir dan Selandia Baru akan bermain di Sofi/ Los Angeles Stadium Amerika Serikat. Untuk bisa bermain di Amerika Serikat, Tim Iran harus berjuang, karena visa tinggal di Amerika Serikat dibatasi hanya dibolehkan sehari saat mereka melakukan pertandingan. Karena Amerika Serikat sama Iran saat ini, masih berperang.

Dari relis resmi FIFA venue fase grup Piala Dunia 2026, Iran masuk dalam zona Pantai Barat Amerika Serikat.

Keputusan ini sesuai prediksi analis. Tim dari Asia ditempatkan di Pantai Barat untuk efisiensi waktu tempuh dari Timur Tengah dan adaptasi iklim yang lebih mirip Iran.

Pada pertandingan perdana akan berlangsung, Senin, 15 Juni 2026, pukul 09.00 WIB, Iran vs Selandia Baru di Venue: Sofi/ Los Angeles Stadium. Untuk pertandingan ke 2, Minggu, 21 Juni 2026, pukul 02.00 WIB, Belgia vs Iran di venue yang sama. Sementara pada pertandingan ke 3, Jumat, 26 Juni 2026,  pukul 10.00 WIB, Mesir vs Iran, divenue berbeda dari 2 pertandingan sebelumnya di Seattle Stadium.

Karena visa tinggal di Amerika Serikat dibatasi, Timnas Iran menjelang pertandingan bermarkas di Centro Xoloitzcuintle, Tijuana, Meksiko. Lokasinya cuma 2 jam perjalanan darat ke Los Angeles. Basecamp ini dipilih biar gampang bolak-balik ke SoFi Stadium.

Selain itu, Los Angeles punya komunitas Iran terbesar di dunia luar Iran. Alasan inilah SoFi Stadium dipilih FIFA buat 2 laga Iran nanti.

Pelatih Amir Ghalenoei menyambut positif. "Main di Pantai Barat bikin recovery pemain lebih cepat. SoFi Stadium juga kualitas lapangannya terbaik," ujarnya.

Tim berjuluk Tim Melli ini sukses mengamankan tiket Piala Dunia 2026 lewat babak kualifikasi ronde 3 zona AFC. Ini jadi keikutsertaan ke-7 sepanjang sejarah dan ke-4 beruntun sejak 2014.

Piala Dunia 2026 digelar di 3 negara Amerika bagian Utara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Format baru 48 tim membuat persaingan fase grup lebih dinamis.

Dengan format 48 tim, juara dan runner-up grup langsung lolos fase gugur. Peluang Iran lolos lebih besar dibanding format lama 32 tim.

Saat ini, Iran tetap bertumpu pada duet maut  Mehdi Taremi,  Inter Milan dan Sardar Azmoun, AS Roma. Ditopang pertahanan solid khas Tim Melli, target mereka minimal menyamai edisi 2018 saat lolos dari fase grup.

Editor : Eka


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar