BREAKING NEWS

Prosesi Awal Pesta Hoyak Tabuik Di Pariaman Ma Ambik Tanah, Target 200 Ribuan Pengunjung


Pariaman, Sumbar - Bertepatan 1 Muharram 1448 Hijriyah, Rabu (16/6) Prosesi Pesta Tabuik di Kota Pariaman dimulai.
Prosesi pertama ma ambik tanah, untuk Tabuik Subarang dipusat di sungai didaerah Pauh, sementara untuk Tabuik Pasa dipusatkan di daerah Alai Gelombang.

Sebelum dilakukan prosesi ma ambik tanah, anak tabuik melakukan arak arakan. Untuk Tabuik Subarang dari Simpang Tabuik menuju sungai yang ada di Pauh, kemudian Tabuik Pasa dari Lohong terus ke arah Simpang Tabuik berakhir di Alai Gelombang.

Untuk prosesi selanjutnya, setelah mengambil tanah di sungai, tanah yang ditarok diwajan tersebut di arak oleh anak tabuik ke daraganya masing masing. Untuk tabuik subarang di Jawi jawi, sementara tabuik pasa di Lohong.

Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi dilokasi pengambilan tanah di Alai Gelombang mengatakan prosesi pertama dalam pesta tabuik, ma ambil tanah. "Hari ini, hari pertama prosesi pesta hoyak tabuik, prosesi ma ambik tanah, dalam prosesi ma ambik tanah ini, alhamdulillah lancar tidak ada kendala dilapangan" ujarnya.

Mulyadi juga menyampaikan untuk target pengunjung Pesta Hoyak Tabuik tahun 2026 ini sekitar 200 ribu pengunjung, target tersebut realistis karena Pesta Hoyak Tabuik  masuk dalam Kharisma Even Nasional (KEN), kalender even kementerian pariwisata. "Berpedoman pelaksanaan sebelumnya, target pengunjung tahun ini sekitar 200 ribuan, karena sebelumnya tabuik kita belum masuk KEN Kharisma Even Nasional, sekarang sudah masuk KEN sudah diakui oleh Kementrian Pariwisata, target 200 ribu realitis," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pariaman, Ferialdi, sedikit menjelaskan filosofi yang harus dipahami prosesi pertama dari pesta hoyak tabuik tersebut.  "Filosofi dari prosesi ma ambik tanah yang harus kita pahami, kita manusia berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah,"  ujarnya, Rabu (16/6).

Dijelaskannya, selain ma ambik tanah, ada beberapa prosesi lain yang dilalui untuk sampai tabuik dibuang ke laut. "Pertama prosesi ma ambik tanah, kemudian manabang batang pisang, ma arak jari jari, ma atam, ma radai, ma arak saroban, tabuik naik pangkek, tabuik dihoyak dan tabuik dibuang kelaut, ada sembilan prosesi yang harus dilalui," ungkapnya.

Untuk pelaksanaan tabuik tahun 2026  ini, dimulai dari tanggal 16 hingga 28 Juni Nanti.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar