Kick Off Pesantren ASN di Kota Pariaman, Satu satunya di Indonesia
Untuk meningkatkan nilai dari kegiatan tersebut, Mulyadi meminta ASN juga memaksimalkan Mesjid, pondok pendidikan alquran dan rumah hafiz, yang ada dilingkungannya. "Kami berharap kegiatan pesantren ASN bisa memberi nilai tambah bagi kita semua," imbuhnya.
Sementara itu Kepala BKPSDM Kota Pariaman Radius Syahbandar mengungkapkan bahwa Pesantren ASN ini untuk pertama kalinya dicetuskan oleh Kota Pariaman dan satu-satunya di Indonesia.
Syahbandar sampaikan juga bahwa Pemko Pariaman berkolaborasi dengan HSI adalah sebagai upaya untuk pemenuhan kewajiban dan peningkatan kualitas talenta Pariaman, dan pesantren ASN ini juga berfungsi sebagai wadah pendidikan untuk membekali ASN dengan nilai-nilai agama, etika, dan tanggung jawab sosial
“Kompetensi ASN sejatinya tidak hanya diukur dari seberapa tinggi kecerdasan intelektual dan keterampilan teknisnya, melainkan seberapa kokoh integritas moral dan spiritual yang mendasarinya sehingga kolaborasi ini adalah langkah nyata kita untuk menyeimbangkan keduanya,” terangnya.
Syahbandar juga menjelaskan bahwa, Pesantren ASN ini tidak bersifat mengikat karena ASN bisa belajar kapan saja, dimana saja. Kemudian pemahaman ASN juga diuji setelah mengikuti pesantren tersebut apakah mereka paham atau tidak dengan pelajaran yang mereka ikuti, seandainya berhasil mereka nanti juga akan diberikan reward berupa sertifikat dari HSI dan jika mereka gagal, ASN tersebut kembali bisa mengulang ujian tersebut sampai mereka dinyatakan lulus.
Kick Off Pesantren ASN Virtual ini juga dihadiri oleh Sekretariat Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Asisten I Elfis Candra, Ketua Yayasan HIS Heru Nur Ihsan (daring) Kepala OPD, Kepala Badan, Kepala Kantor, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, Fungsional, dan ASN dilingkungan pemerintahan Kota Pariaman.
Editor : Eka