BREAKING NEWS

Pasar Ampalu Padang Pariaman Terbakar, Lima Petak Toko, Satu Unit Mobil dan Satu Unit Sepeda Motor Habis Dimamah Sijago Merah Tersebut


Padang Pariaman, Sumbar – Kebakaran kembali melanda Padang Pariaman, kali ini di  Pasar Ampalu di Korong Ampalu, Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (2/6) dini hari.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun lima petak toko beserta satu unit mobil dan satu unit sepeda motor hangus terbakar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.30 WIB. "Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 03.50 WIB," kata Rifki.

Menurut dia, saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah membesar dan melahap sejumlah bangunan di area pasar. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman bersama unsur terkait. "Pada saat sampai di lokasi, api sudah membesar. Petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan hingga penanganan selesai pada pukul 06.55 WIB," ujarnya.

Rifki menjelaskan, objek yang terbakar dalam kejadian tersebut meliputi lima petak toko, satu unit mobil, dan satu unit sepeda motor yang berada di dalam kawasan pasar. "Ada lima petak toko yang hangus, satu mobil dan satu sepeda motor yang ada di dalam pasar ikut terbakar," jelasnya.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Adapun pedagang yang terdampak dalam peristiwa tersebut masing-masing Zainal (50), Kutar (65), Buih (66), Anuar (62), dan Janimar (70).

Untuk mengendalikan kebakaran, Damkar Padang Pariaman mengerahkan armada dari Posko Lubuk Alung, Posko Limpato, dan Posko Sungai Limau. Proses pemadaman juga mendapat bantuan armada dan personel Damkar Kota Pariaman. Operasi penanganan kebakaran dipimpin petugas Damkar dengan pendampingan Kepala Seksi Pencegahan, Andriadi.

Sementara kerugian akibat kebakaran itu, menurut Rifki diperkirakan mencapai miliar rupiah. "Diperkirakan kerugian akibat kebakaran itu, sekitar 1,5 miliar rupiah," ujarnya.

Rifki kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.



Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar