Angin Puting Beliung Dua Bangunan Sekolah Dan Tiga Rumah Warga Di Bengkalis Porak Poranda.
Bengkalis, Riau — Angin puting beliung menerjang Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Minggu (7/6) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa menyedihkan ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang cukup berat pada sejumlah bangunan sekolah dan rumah warga.
Berdasarkan data di lapangan, angin puting beliung yang bergerak cepat melintasi kawasan SMPN 1 Bandar Laksamana, TK Negeri 1 Bandar Laksamana, hingga menyapu area permukiman padat penduduk di sekitarnya.
Akibat kejadian ekstrem tersebut, sedikitnya dua fasilitas pendidikan dan tiga unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Di SMPN 1 Bandar Laksamana, terjangan badai merusak tiga gedung belajar yang terdiri dari sembilan ruang kelas, laboratorium IPA, gudang, dan perpustakaan. Selain itu, ruang baca, rumah dinas guru, mushala, serta ruang kepala sekolah dan guru ikut porak poranda.
Sementara itu, dampak kerusakan di TK Negeri 1 Bandar Laksamana menyasar pada satu gedung belajar yang terdiri dari dua ruang kelas. Di sisi lain, tiga rumah warga setempat juga dilaporkan mengalami kerusakan struktural pada bagian atap dan dinding akibat hantaman langsung angin kencang serta material bangunan yang beterbangan di udara.
Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa alam yang menegangkan ini. Kendati demikian, pihak berwenang mencatat adanya satu orang warga yang mengalami luka ringan. Korban atas nama Ruziana dilaporkan menderita luka sayat pada bagian jari akibat terkena serpihan atap seng yang beterbangan secara liar saat pusaran angin puting beliung melintasi rumahnya.
Dikutip dari laman Mediacenter Riau, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Polres Bengkalis, Aipda Juliandi Bazrah, S.Pd., menjelaskan bahwa personel kepolisian langsung disiagakan di area bencana. Langkah cepat ini diambil untuk melakukan pengamanan ketat serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga situasi pascabencana tetap kondusif.
“Atas arahan Kapolres Bengkalis, Kapolsek Bukit Batu bersama Bhabinkamtibmas terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penjarahan maupun mengambil barang inventaris milik sekolah yang terdampak bencana. Selain itu, personel juga membantu pihak sekolah menjaga keamanan lingkungan dan mengantisipasi tindakan yang dapat merugikan sekolah maupun mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar Aipda Juliandi Bazrah, Minggu (7/6).
Selain fokus pada pengamanan aset dan lokasi, personel dari Polsek Bukit Batu juga dikerahkan untuk membantu membersihkan material puing seng yang berserakan di badan jalan lintas. Langkah sterilisasi ini dinilai krusial guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi pengendara yang melintas serta menghindari gangguan keamanan lainnya.
Hingga Minggu siang, warga setempat bersama para pelajar dan aparat gabungan masih bahu-membahu bergotong royong membersihkan sisa-sisa puing kerusakan di lokasi. Secara umum, situasi keamanan di Desa Api-Api dilaporkan berada dalam keadaan aman dan kondusif, meskipun kondisi cuaca di wilayah Bandar Laksamana saat ini masih diguyur hujan ringan dan angin.
Sementara kerugian akibat bencana alam puting beliuang itu, diperkirakan mencapai 5 miliar rupiah lebih..