Akses Jalan Padang- Painan Sudah Bisa Dilewati, Pengendara Diminta Berhati hati
0 menit baca
Padang, Sumbar - Jalan Padang- Painan yang putus akibat dua titik longsor didaerah Bukit Lampu, Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang, Minggu (14/6) sore, sudah bisa dilalui kendaraan.
Kendaraan sudah bisa melewati jalan nasional tersebut, setelah dua alat berat dikerahkan dalam membersihkan material tanah, bebatuan dan kayu.
Akses jalan baru bisa dibuka setelah tujuh jam lebih petugas berjibaku membersihkannya. Karena banyak material tanah, bebatuan dan kayu yang menutup dua titik longsor tersebut.
"Akses jalan baru bisa dibuka, sekitar 22 WIB setelah ruas jalan bebas dari material tanah, bebatuan dan kayu. Selain material, petugas juga melakukan evakuasi terhadap mobil pick up yang membawa ayam potong yang ikut terseret longsor, " ungkap salah seorang petugas dilapangan.
Menurut warga, Adi, longsor di Bukit Lampu itu terjadi setelah terjadi hujan lebat dari siang hingga sore. Setelah hujan lebat, terjadi longsoran, dimana pada titik ke 2 ada mobil pick up yang ikut terseret longsoran.
"Ada dua titik longsor yang menutupi jalan Padang Painan, tepatnya di Bukit Lampu. Ada satu mobil yang ikut terseret," jelasnya.
Akibat longsor tersebut, terjadi antrian kendaraan baik dari arah Painan maupun Padang. Pengendara harus bersabar untuk bisa melewati jalan nasional tersebut. Bahkan diantara pengendara itu, terpaksa menunggu hingga 7 jam. Namun dia bersyukur, jalan bisa dilalui kembali. "Alhamdulillah, jalan sudah bisa dilalui," ungkapnya.
Dengan kondisi tebing perbukitan didaerah Bukit Lampu itu, rawan longsor. Petugas kepolisian setempat, meminta pengendara tetap berhati hati. "Bapak ibuk yang mengendarai sepeda motor maupun mobil, untuk berhati hati, " ujar salas seorang petugas yang mengatur lalu lintas didaerah tersebut.