Dua Rumah, 32 Kontrakan Dan Satu Gudang Sparepart Motor Dikota Padang Hangus Terbakar Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah
Api yang muncul sekitar pukul 16.32 WIB dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan-bangunan di sekitarnya. Dalam waktu singkat, kobaran api menghanguskan dua unit rumah, 32 unit rumah kontrakan serta berdampak pada sebuah gudang sparepart sepeda motor.
Menurut Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo., kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat api telah membesar dari salah satu rumah petak. Warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Sebanyak 10 unit armada dan 100 personel Damkar Kota Padang diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. "Proses penanganan sempat mengalami kendala karena lokasi berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit dan ramai oleh warga yang menyaksikan kejadian," ungkap Sutopo.
Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan proses pemadaman sekitar pukul 17.49 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Namun, dampak kebakaran cukup besar. "Sedikitnya 38 jiwa terpaksa mengungsi setelah tempat tinggal mereka terdampak kebakaran. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar,"jelasnya.
Sejumlah pemilik bangunan yang terdampak antara lain Nasrul (61), pemilik 12 unit rumah petak, Noza Elvita (37), pemilik 20 unit rumah kontrakan, serta Helmi Yulfina (53), pemilik gudang sparepart sepeda motor yang mengalami kerusakan ringan.
Menurut Sutopo, penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, kepolisian, Satgas, PLN hingga PMI. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
"Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki risiko penyebaran api lebih cepat," pungkasnya.