28 Sekolah Di Pariaman Direvitalisasi oleh Kemendikdasmen Pasca Bencana
Pemerintah Kota Pariaman memiliki komitmen yang sangat kuat untuk memastikan bahwa setiap anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan yang layak, dalam lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan revitalisasi ini agar selesai tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi anak didik kita. Kami juga berharap, setelah proses revitalisasi ini selesai, kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Kemendikdasmen tetap terjalin erat, terutama dalam aspek peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan kurikulum yang inovatif,” ungkapnya.
Sementara itu, Staf Direktorat Sekolah Dasar (Dit SD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen), Wahyu Pramusinto usai peninjauan menjelaskan kunjungan dilaksanakan untuk melihat progres pembangunan revitalisasi sekolah yang bersumber dari APBN 2026 kegiatan revitalisasi bencana melalui Direktorat Sekolah Dasar (Dit SD) Kemendikdasmen,
“Hari ini kita melihat langsung sejauh mana progres dari pembangunan revitalisasi 28 sekolah di Kota Pariaman. Dan alhamdulillah, semua sekolah progresnya sudah bagus, bahkan ada yang tinggal finishing. Untuk tahun ajaran baru, sekolah 28 sekolah ini sudah bisa digunakan. Bantuan yang diterima masing – masing sekolah berbeda – beda, sesuai kerusakan sekolah tersebut yang dilaporkan, “ ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher yang turut mendampingi Tim Dit SD Kemendikdasmen mengatakan bahwa kunjungan ini dilakukan selama 2 hari, mulai Tanggal 12 s.d 13 Juni 2026.
“Program ini memang diprioritaskan untuk daerah yang terkena bencana hidrometeorologi, dan Kota Pariaman merupakan salah satu kota yang terdampak bencana tersebut. Kemudian kami mengusulkan 48 sekolah yang terdampak namun untuk Tahun 2026, baru bisa disetuju 28 sekolah. Semoga kedepannya kita mendapatkan bantuan kembali sehingga semua sekolah di Kota Pariaman bisa diperbaiki, “ungkapnya.
Editor : Eka