Sudah 951 Aksi Penyelamatan Yang Dilakukan Damkar Padang Tahun 2026 ini.
Padang, Sumbar - Tugas pemadam kebakaran (damkar) saat ini, tidak didominasi lagi, dalam memadamkan api kebakaran rumah dan hutan, namun lebih banyak membantu masyarakat dalam kondisi sulit.
Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan petugas damkar saat ini, bukan sekadar menjinakkan si jago merah, tetapi juga menjadi tumpuan warga dalam menghadapi berbagai situasi darurat non-kebakaran yang mengancam keselamatan warga.
"Tim penyelamatan (rescue) hampir setiap hari diterjunkan untuk membantu warga dalam berbagai kondisi sulit," ujar Rinaldi.
Ia menjelaskan untuk penyelamatan tugasnya beragam, mulai dari penanganan gangguan hewan hingga bantuan teknis yang membutuhkan keahlian khusus.
"Penyelamatan itu ada masalah ular, tawon, orang hilang, sampai pelepasan cincin," ujar Rinaldi dikutip dari padang.go.id Sabtu (16/7).
Menurutnya, seluruh kejadian tersebut merupakan bagian dari pelayanan rutin yang diberikan Damkar kepada masyarakat Kota Padang.
Berdasarkan data rekapitulasi hingga April 2026, perbandingan antara peristiwa kebakaran dan aksi penyelamatan terlihat kontras. Tercatat ada sekitar 100 kejadian kebakaran yang ditangani sepanjang empat bulan pertama tahun ini. Namun, angka tersebut jauh melampaui jumlah penyelamatan non-kebakaran yang sudah dilakukan.
Aksi penyelamatan satwa liar atau animal rescue menjadi kategori yang paling mendominasi permintaan bantuan warga. Sepanjang Januari hingga April 2026, tercatat sebanyak 951 aksi penyelamatan dilakukan khusus untuk menangani gangguan ular, tawon, lebah, dan biawak, serta pencarian orang hilang.
Rincian per bulan menunjukkan pada Januari terdapat 245 kejadian, Februari 237 kejadian, Maret 270 kejadian, dan April 199 kejadian.
"Damkar Kota Padang selalu siaga memberikan pertolongan bagi warga," pungkasnya. (Taufik / Charlie/ kominfo)