BREAKING NEWS

Pilwana Serentak dan Tumpukan Sampah Dipinggiran Jalan ke BIM jadi perhatian Pemkab Padang Pariaman Saat ini.


Padang Pariaman, Sumbar -  Pada saat apel gabungan di Kantor Camat Batang Anai di Pasar Usang, Selasa ( 12/ 5) PJ Sekda Padang Pariaman, Hendra Aswara menyoroti pelaksanaan pilwana serentak dan penumpukan sampah di pinggiran jalan menuju Bandara Internasional Minangkabau.

Menurut Hendra, pilwana adalah pesta demokrasi masyarakat nagari. Karena itu, dia mengajak  semua pihak ikut menyukseskannya, agar seluruh tahapan berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai aturan.

"Keberhasilan Pilwana, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan panitia, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat, mulai dari Bamus, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, perangkat nagari, hingga panitia pemilihan," ujarnya dikutip dari laman padangpariamankab.go.id.

Ia menyebutkan, saat ini tahapan Pilwana yang sedang berjalan adalah proses perekrutan tenaga KPPS. Untuk itu, seluruh nagari diminta segera melaksanakan tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Terkait pelaksanaan Pilwana di Nagari Kasang, Hendra meminta seluruh pihak menghormati dan mematuhi Surat Keputusan Bupati mengenai penundaan pelaksanaan Pilwana serentak di nagari tersebut.

Sementara untuk Pilwana Sungai Buluh Barat, Hendra berharap semua pihak dapat menerima hasil panitia seleksi yang telah ditetapkan secara bijak dan dewasa.

“Keputusan panitia seleksi telah ditetapkan dan tidak dapat diganggu gugat. Mari kita jaga suasana tetap kondusif demi kepentingan masyarakat nagari,” katanya.

Selain membahas Pilwana, Sekda Hendra juga menyoroti persoalan sampah liar di sepanjang lajur dua jalan menuju Bandara Internasional Minangkabau yang berada di wilayah Batang Anai. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena kawasan Batang Anai merupakan gerbang utama masuknya tamu domestik maupun mancanegara ke Sumatera Barat.

“Batang Anai adalah wajah pertama yang dilihat tamu ketika masuk ke Sumatera Barat. Karena itu kebersihan kawasan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan pihak InJourney untuk penanganan kawasan tersebut. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan ialah pembangunan taman melalui program CSR InJourney guna menata kawasan yang selama ini dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.

“Kita berharap dengan dibangunnya taman ini, lokasi tersebut tidak lagi digunakan sebagai tempat pembuangan sampah liar,” katanya.

Sekda juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga tengah memperkuat sarana pendukung kebersihan.

“Saat ini kita dalam proses pengadaan satu unit truk sampah dan delapan kontainer penampungan sampah di sejumlah titik yang telah ditentukan,” ujar Hendra Aswara,

.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar