Dalam Penyembelihan Hewan Kurban Di Kantor Kemenag, Wakil Walikota Pariaman Apresiasi Kolaborasi Kemenag dan Pemko Selama Ini.
"Dengan kolaborasi dan sinergi yang terjalin baik, sudah banyak kegiatan keagamaan dan sosial yang sudah kita lakukan selama ini," ujar Mulyadi pada sambutan pada acara tersebut.
Mulyadi menyatakan ada beberapa kegiatan keagamaan yang menjadi program unggulan (Progul) Pemko Pariaman yang perlu didukung oleh kemenag, ada program Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh dan Berahlak), program Satu Keluarga Satu Hafiz, Kembali ke Surau dan Pesantren ASN.
Dengan banyaknya kegiatan keagamaan tersebut, Mulyadi berharap nilai keagamaan ditengah tengah masyarakat semakin meningkat dan kenakalan remaja di Pariaman berkurang. Untuk mewujudkannya perlu dukungan semua pihak, terutama dari kemenag.
"Pemerintah Kota Pariaman tidak bisa menwujudkan sendirian, perlu didukung oleh semua pihak, termasuk dari kemenag yang selama ini menjadi garda terdepan dalam berbagai kegiatan keagamaan,"ungkapnya.
Kolaborasi antara Pemko dan Kemenag selama ini, tampak diberbagai kegiatan diantaranya kegiatan MTQ, mulai dari tingkat Kecamatan sampai tingkat Kota Pariaman dan kegiatan keagamaan lainnya.
Untuk itu, Mulyadi meminta dukungan dari kemenag dalam mensukseskan program unggulan Pemko Pariaman tersebut. "Dengan banyaknya kegiatan keagamaan yang menjadi program unggulan Pemko Pariaman, maka kolaborasi kedua instansi ini akan lebih inten lagi," ujar Mulyadi.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Edy Oktafiandi sangat mengapresiasi kolaborasi antara Pemko Pariaman dengan Kemenag, karena selama ini, kegiatan keagamaan yang diadakan kemenag selalu didukung oleh Pemko Pariaman. Begitu juga, kegiatan keagamaan yang dilakukan Pemko Pariaman, tentunya didukung penuh Kemenag.
“Apalagi dibawah kepemimpinan Wali Kota Yota Balad dan Wakil Wali Kota Mulyadi, menjadikan syiar keagamaan sebagai program unggulan, untuk itu kami mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih dan akan mensupport dengan seluruh jajaran” tegas Edy.
Pada kesempatan tersebut, Edy juga menjelaskan ada 10 ekor sapi dan satu ekor kambing pada Idul Adha tahun ini. Semua hewan kurban tersebut berasal dari ASN Kemenag Pariaman.
"Dari 10 ekor sapi, 6 diantaranya kita potong di Kantor Kemenag ini dan nanti dagingya akan disebar kepada masyarakat yang ada di Desa Air Santok dan sekitarnya, dan 4 ekor sapi lagi dan 1 ekor kambing, kita sebar di sekolah yang berada di bawah kewenangan Kemenag Kota Pariaman,” ungkapnya.
Setelah melaksanakan penyembelihan hewan kurban, Acara dilanjutkan dengan makan bersama, dimana daging sapi yang dipotong dan dibagikan kemasyarakat, terus sebagian lagi dimasak dan diolah oleh pegawai Kemenag Kota Pariaman.