Ditargetkan Jaminan Kesehatan Dikota Pariaman Tahun 2026 ini 100 Parsen.
“Hingga 1 Mei 2026, tercatat 104.973 dari 105.695 (penduduk semester I 2026) telah terdaftar sebagai peserta JKN”, ungkap Yota Balad saat memimpin rapat Forum Komunikasi Implementasi Program JKN Kota Pariaman Semester I tahun 2026 di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Selasa (26/5).
Yota Balad menyampaikan bahwa seluruh masyarakat Kota Pariaman harus mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan terjangkau bahkan oleh masyarakat ekonomi lemah.
"Kita instruksikan kepada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Dukcapil untuk segera ditindaklanjuti dan dicek warga yang belum terdaftar, untuk segera diprioritaskan kepesertaannya," tegasnya.
Ia juga menyebutkan untuk Badan Usaha Kota Pariaman yang menunggak kepesertaan JKN, kita juga minta kepada Dinas PMPTSP dan Naker untuk memberikan teguran dan surat tertulis untuk membayar tunggakan kepesertaan JKN.
“Kami berharap kepada stakholder terkait, tunggakan tiga bulan yang telah disampaikan BPJS Kesehatan itu tidak ada lagi”, pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Meri Lestari menyampaikan harapan dan dukungan terkait optimalisasi UHC kolaborasi antar BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Kota Pariaman dalam rangka meningkatkan jumlah peserta aktif di Kota Pariaman.
“Program JKN adalah asuransi sosial dari pemerintah Indonesia yang bertujuan memberikan jaminan perlindungan finansial dan akses layanan kesehatan merata. Program ini memastikan seluruh masyarakat, tanpa memandang status sosial, dapat memperoleh perawatan medis yang menyeluruh”, ujarnya.
Ia juga meminta kolaborasi bersama pemerintah kecamatan, kelurahan, dan puskesmas dalam meningkatkan partisipasi Masyarakat dalam kepesertaan JKN. (rika/ kominfo)