BREAKING NEWS

Yota Balad, Dari Birokrat ke Nahkoda Baru Pariaman


Pariaman- Di balik geliat pembangunan Kota Pariaman, ada sosok pemimpin yang dikenal tenang namun penuh perhitungan—Yota Balad. Pria kelahiran Pariaman ini bukan wajah baru dalam birokrasi. Ia pernah menapaki karier panjang sebagai aparatur sipil negara hingga menjabat Sekretaris Daerah sebelum akhirnya dipercaya memimpin kota kelahirannya.

Dilantik pada Februari 2025 bersama wakilnya Mulyadi, Yota Balad membawa semangat baru dalam pemerintahan. Ia mengemban amanah sebagai Wali Kota Pariaman periode 2025–2030 dengan visi besar menjadikan kota pesisir ini sebagai kota wisata yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Gaya Kepemimpinan: Sistematis dan Berbasis Data
Berbekal pengalaman birokrasi, Yota Balad dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan perencanaan matang. Ia menekankan bahwa setiap program pemerintah harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029

Bagi Yota, pembangunan bukan sekadar proyek, tetapi proses berkelanjutan yang harus berdampak langsung pada masyarakat—mulai dari peningkatan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan.

Fokus pada Ekonomi Rakyat dan UMKM
Salah satu gebrakan yang menjadi perhatian adalah program “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga”. Melalui program ini, pemerintah mendorong masyarakat untuk mandiri secara ekonomi dengan mengembangkan usaha kecil berbasis rumah tangga.

Tak hanya konsep, Yota juga turun langsung menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada pelaku UMKM, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi lokal.

Sentuhan Sosial dan Keagamaan
Kepemimpinannya juga ditandai dengan pendekatan sosial yang kuat. Ia aktif mendorong kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk penyaluran bantuan kepada anak yatim serta penguatan peran masjid dalam kehidupan masyarakat.

Hal ini sejalan dengan visinya membangun Pariaman yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berakar pada nilai agama dan budaya.

Prestasi dan Tantangan ke Depan
Di awal masa jabatannya, Yota Balad mendapat apresiasi nasional atas keberhasilan pengendalian inflasi di daerahnya.

Namun, tantangan ke depan tidak ringan. Ia harus memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menjaga stabilitas sosial, serta memperkuat identitas Pariaman sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

Bagi Yota Balad, memimpin Pariaman bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan untuk membangun tanah kelahiran. Dengan pengalaman birokrasi yang kuat dan visi yang terarah, ia kini menjadi nahkoda baru yang tengah mengarahkan layar Pariaman menuju masa depan yang lebih maju. (Tim)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar