Embarkasi Batam Wujudkan Layanan Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan
0 menit baca
Batam – Embarkasi Batam terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji, khususnya bagi kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan perempuan. Berbagai fasilitas dan layanan khusus disiapkan guna memastikan kenyamanan, keamanan, serta kemudahan akses selama proses keberangkatan.
Sejak kedatangan jemaah di asrama haji, petugas telah menerapkan sistem layanan terpadu yang ramah bagi semua kalangan. Lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan prioritas dalam proses pemeriksaan kesehatan, pembagian akomodasi, hingga saat menuju pesawat. Jalur khusus disediakan untuk mempercepat mobilitas serta meminimalkan kelelahan.
Kepala Embarkasi Batam Drs. H. Muhammad Syafii, M.Pd.I menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang, termasuk pelatihan petugas agar lebih responsif terhadap kebutuhan jemaah rentan.
"Kami memastikan setiap jemaah, terutama lansia, disabilitas, dan perempuan, mendapatkan pelayanan yang manusiawi, nyaman, dan aman. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam penyelenggaraan haji yang inklusif,” ujarnya.
Fasilitas pendukung juga ditingkatkan, seperti penyediaan kursi roda, ruang tunggu khusus, kamar mandi ramah disabilitas, serta pendampingan oleh petugas dan relawan. Selain itu, tersedia layanan kesehatan siaga 24 jam yang siap menangani kondisi darurat maupun keluhan ringan dari jemaah.
Bagi jemaah perempuan, Embarkasi Batam juga memberikan perhatian khusus melalui pengaturan kamar yang nyaman, serta pendampingan bagi jemaah yang bepergian tanpa mahram. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan menjaga kenyamanan selama berada di asrama haji.
Salah satu jemaah lansia mengaku sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan. Ia merasa lebih tenang karena adanya pendampingan dan fasilitas yang memadai.
“Pelayanannya sangat baik, kami dibantu sejak turun dari kendaraan sampai ke kamar. Petugasnya juga ramah dan sigap,” ungkapnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Embarkasi Batam diharapkan mampu menjadi contoh penyelenggaraan ibadah haji yang inklusif dan berkeadilan. Pelayanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional dan humanis. (Rel)