Kadis Pertanian Tinjau Irigasi Sikayan, Kelompok Tani Sambut Positif Pembangunan dari BWS
PADANG PARIAMAN, SUMBAR — Pembangunan irigasi tersier di Korong Sikayan, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, mendapat sambutan positif dari petani setempat. Infrastruktur pengairan yang bersumber dari Balai Wilayah Sungai (BWS) tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan air lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas usaha tani.
Untuk memastikan informasi terkait pembangunan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman, Ira Febriani, bersama jajaran turun langsung ke lokasi, Senin (12/10/2026).
Peninjauan dilakukan menyusul informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai pembangunan irigasi tersebut. Pemerintah daerah ingin memastikan kejelasan sumber pembangunan, kewenangan pelaksanaan, serta manfaat yang diharapkan oleh petani.
Dari hasil penelusuran dan dialog di lapangan, diketahui bahwa pembangunan irigasi tersier itu bersumber dari BWS. Usulan pembangunan sebelumnya disampaikan oleh Wali Nagari Pasie Laweh kepada instansi tersebut, sementara pelaksanaannya berada dalam lingkup kewenangan BWS.
Dalam kunjungan itu, Ira berdialog dengan Ketua dan anggota Kelompok Tani Tabek Cubadak, Wali Nagari Pasie Laweh, Babinsa, serta masyarakat setempat.
Dari dialog tersebut juga terungkap bahwa sebelumnya sempat terjadi kesalahpahaman antara ketua kelompok tani dan wali nagari terkait pekerjaan irigasi. Namun, berdasarkan keterangan yang dihimpun saat peninjauan, persoalan tersebut telah diselesaikan melalui komunikasi kedua belah pihak beberapa hari sebelumnya.
Ira Febriani mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memperoleh informasi secara utuh dan berimbang sehingga persoalan yang berkembang dapat dipahami berdasarkan fakta.
Menurutnya, klarifikasi langsung dengan pihak-pihak terkait penting dilakukan agar informasi mengenai sumber pembangunan, kewenangan pelaksanaan, dan manfaat irigasi tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur pengairan memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan pertanian. Ketersediaan air yang memadai menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang keberlangsungan produksi dan aktivitas usaha tani.
"Kami tentu berharap pembangunan irigasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi petani. Infrastruktur pengairan yang memadai sangat penting untuk mendukung kebutuhan air lahan pertanian," ujarnya.
Ira juga berharap koordinasi antara pemerintah nagari, kelompok tani, dan instansi terkait terus diperkuat agar pembangunan berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Petani Berharap Irigasi Dapat Dimanfaatkan Secara Optimal
Pembangunan irigasi tersier di Korong Sikayan mendapat tanggapan positif dari petani setempat. Keberadaan infrastruktur tersebut dinilai penting untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian.
Petani berharap pekerjaan irigasi dapat diselesaikan dengan baik sehingga jaringan pengairan tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Selain pembangunan fisik, komunikasi yang terbuka antara pemerintah nagari, kelompok tani, dan instansi pelaksana juga dinilai penting. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami tujuan pembangunan, sumber pendanaan, pembagian kewenangan, serta manfaat yang diharapkan.
Ira turut mengapresiasi perhatian masyarakat dan media terhadap pembangunan di daerah. Menurutnya, pengawasan publik merupakan bagian penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pembangunan.
Ia berharap setiap informasi yang berkembang dapat ditindaklanjuti melalui penelusuran dan klarifikasi sehingga masyarakat memperoleh penjelasan yang tepat.
Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap koordinasi seluruh pihak semakin baik, sehingga pembangunan infrastruktur pertanian dapat berjalan sesuai kewenangan dan memberikan manfaat nyata bagi petani. (Kominfo)