BREAKING NEWS

Kualitas Udara di Angka 162, Sekolah di Padang Pariaman Tetap Tatap Muka, Pelajar Diminta Memakai Masker


Padang Pariaman, Sumbar — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memutuskan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung secara tatap muka di sekolah, meski kondisi kualitas udara tengah menjadi perhatian masyarakat.

Keputusan tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Ruang Rapat Bupati, Rabu (16/9), setelah melakukan pembahasan bersama Sekda Hendra Aswara, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP).

Berdasarkan pemantauan Shelter Air Quality Monitoring System (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup Padang Pariaman, kualitas udara saat ini berada pada angka 162.

Meski demikian, Pemkab menilai kondisi tersebut masih memungkinkan masyarakat beraktivitas di luar ruangan dengan tetap memperhatikan langkah perlindungan kesehatan.

“Untuk saat ini masih dalam batas toleransi untuk beraktivitas di luar ruangan atau di lapangan terbuka,” ujar John Kenedy Azis.

Salah satu pertimbangan mempertahankan pembelajaran tatap muka adalah semakin dekatnya pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS). Dalam dua hingga tiga pekan ke depan, siswa akan menghadapi UTS sehingga waktu pembelajaran di sekolah dinilai penting untuk mempersiapkan mereka.

Pemkab juga mempertimbangkan kondisi anak-anak jika pembelajaran dialihkan ke rumah. Berdasarkan pengalaman di sejumlah daerah, siswa yang belajar dari rumah belum tentu sepenuhnya berada di dalam rumah dan masih berpotensi melakukan aktivitas di ruang terbuka.

“Walaupun dirumahkan, anak-anak ternyata masih banyak beraktivitas di luar rumah, bermain sepeda, bermain dengan teman-temannya di tempat terbuka,” jelasnya.

Atas berbagai pertimbangan tersebut, Pemkab Padang Pariaman untuk sementara tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Namun, kebijakan itu bukan keputusan permanen. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara. Jika kondisi berubah dan dinilai membutuhkan penyesuaian, kebijakan kegiatan belajar mengajar akan kembali dikaji.

John Kenedy juga menekankan pentingnya penggunaan masker bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, saat beraktivitas di luar rumah.

“Kita tetap sekolah, tetapi dengan catatan warga dan anak-anak yang beraktivitas di luar rumah tetap menggunakan masker. Keputusan ini akan kita tinjau kembali tergantung perkembangan cuaca ke depan,” tegasnya.

Pemkab Padang Pariaman mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti perkembangan kondisi cuaca serta kualitas udara melalui informasi resmi pemerintah.

Pemantauan akan terus dilakukan sebagai dasar pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan berikutnya terkait aktivitas masyarakat maupun kegiatan belajar mengajar.

“Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” tutup Bupati.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar