Mengatasi Kabut Asap, Tiga Ton Garam Disemai, OMC Sasar Tujuh Wilayah Riau
0 menit baca
Pekanbaru, Riau — Tim Satuan Tugas (Satgas) Udara terus memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Riau.
Pada Rabu (26/8), sebanyak tiga ton garam (NaCl) disemai melalui tiga sortie penerbangan. Material tersebut digunakan untuk membantu proses pembentukan awan sekaligus meningkatkan potensi turunnya hujan di wilayah sasaran.
Kepala BPBD dan Damkar Riau Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, penyemaian dilakukan dalam tiga sortie dengan sasaran berbeda.
“OMC hari ini dilaksanakan tiga sortie penyemaian,” kata Jim, Rabu (26/8). Sortie pertama menyasar Siak dan Bengkalis. Sortie kedua mencakup Pekanbaru, Siak dan Kampar, sedangkan sortie ketiga diarahkan ke Pelalawan dan Indragiri Hilir.
Menurut Jim, pelaksanaan OMC diharapkan dapat meningkatkan peluang hujan sehingga membantu menurunkan intensitas kabut asap sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla.
“OMC ini merupakan salah satu upaya untuk membantu penanganan karhutla, terutama dengan mendorong turunnya hujan di wilayah-wilayah yang menjadi sasaran penyemaian,” ujarnya.
Dengan tambahan tiga ton garam yang disemai dalam tiga sortie tersebut, total material garam yang telah digunakan dalam rangkaian OMC di Riau kini mencapai 33 ton.
Upaya modifikasi cuaca ini terus dilakukan seiring masih menyelimuti sejumlah wilayah Riau oleh kabut asap dampak karhutla. (MC Riau/mtr)