BREAKING NEWS

Dalam Meningkatkan SDM, Tahun 2030 Seluruh Karyawan Tirta Anai ditargetkan Sudah Memiliki Sertifikasi Kompetensi

Padang Pariaman, Sumbar - Sebanyak 29 karyawan PDAM Tirta Anai mendapatkan Pelatihan Managemen Pengelolaan Air dari YPTB PAMSI dalam usaha meningkatkan sumberdaya manusia perusahaan daerah Kabupaten Padang Pariaman tersebut.

Menurut Direktur PDAM Tirta Anai Padang Pariaman, Asnil Mardin, pelatihan itu sudah disiapkan setahun yang lalu yang merupakan bagian dari peningkatan sumberdaya manusia PDAM Tirta Anai dimana infrastrukturnya dalam beberapa tahun ini, mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. "Kalau tidak kita siapkan, maka SDM karyawan tidak akan bisa qualifite, ini akan menjadi masalah untuk perumda Tirta Anai kedepannya," ujar Asnil di Balairung Dempo Anai Land, Kayu Tanam, Senin (31/8).

Makanya, dia telah menjadikan pelatihan ini akan menjadi program tahunan. "Untuk pelatihan hari ini, awalnya direncanakan di ikuti 25 orang.  Namun ada 4 karyawan yang juga ingin mengikuti pelatihan secara mandiri diluar dari yang 25 tersebut, maka jumlah karyawan yang ikut pelatihan menjadi 29 orang," ujar Asnil Mardin.

Selain itu, Asnil juga menargetkan dalam lima tahun kedepan, seluruh karyawannya sudah memiliki kompetensi managemen pengelolaan air minum. "Kami akan menganggarkan setiap tahunnya, target hingga 2030 seluruh karyawan sudah memiliki sertifikasi managemen pengelolaan air minum," imbuhnya.

Dengan adanya kompetensi tersebut, Asnil berharap kedepannya PDAM Tirta Anai memberikan pelayanan terbaik ke masyarkat dan deviden bagi daerah.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA) yang membuka acara pelatihan tersebut, berharap pelatihan itu, bisa membenahi pelayanan dasar yang dirasakan langsung oleh warga sehari-hari.

"Peningkatan kapasitas para petugas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) ini ditujukan agar gangguan distribusi air ke rumah-rumah warga dapat ditekan seminimal mungkin, serta penanganan keluhan teknis di lapangan bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan tanggap," tegasnya.


Karena tata kelola air bersih menyangkut langsung hajat hidup orang banyak serta kesehatan keluarga di Padang Pariaman. "Air yang bersih dan higienis adalah fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, seluruh petugas dituntut memiliki standar kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi penuh pada kepuasan pelanggan," ujarnya.

Dengan adanya pelatihan tersebut, para petugas Perumda diarahkan untuk mengubah pola kerja lama menjadi lebih disiplin dan berintegritas.

Pada kesempatan itu, JKA juga menjelaskan PDAM Tirta Anai mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dalam memperbaiki infrastruktur. "Dengan ada bantuan dari pemerintah pusat sekitar 460 miliar lebih, saya berharap PDAM Tirta Anai bisa menjangkau kebutuhan air bersih di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Padang Pariaman," pungkasnya. (Eka)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar