OLC Gelar Kesenian Katumpak Dan Teh Telur Gratis, Pemko Pariaman Beri Apresiasi
“Kami sangat mengapresiasi OLC yang diketui oleh Uncu Alwis Ilyas ini, atas inisiatifnya dalam melestarikan Seni Musik Katumbak, sebuah music tradisional khas asal Piaman, dan hal ini sangat kita butuhkan dalam melestarikan kebudayaan lokal yang kita punya agar tidak tergerus oleh era globalisai saat ini,” ujarnya.
Yota Balad juga menjelaskan bahwa kesenian Katumbak, adalah seni musik khas Pariaman yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Pemerintah pusat, untuk itu sangat penting bagi kita untuk merawat dan melestarikan kesenian Katumbak ini, untuk memperkuat identitas budaya dan solidaritas sosial masyarakat, terangnya.
“Kita menyambut baik acara ini, dan mudah-mudahan acara seperti ini, dapat terus dilanjutkan, sebuah kearifan lokal kita, agar dapat kita rawat dan pelihara selalu, untuk mendukung Kota Pariaman sebagai Kota tujuan wisata,” tukasnya.
Mantan Sekda Kota Pariaman ini juga menyebutkan pertunjukan musik tradisional Katumbak plus 300 teh Talua gratis dari OLC ini, merupakan partisipasi hiburan rakyat dalam memeriahkan event dan Promosi Acara Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026, yang puncaknya nanti jatuh pada hari Minggu, 28 Juni 2026.
“Kami menyadari, bahwa kami tidak dapat membangun Kota Pariaman secara pribadi, tetapi juga perlu peran dan keikutsertaan dari masyarakat, seperti yang dicontohkan oleh OLC ini, untuk itu, semoga kita secara bersama-sama selalu membangun kota pariaman ini dengan kekompakan,” tutupnya.
Hadir dalam acara ini Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Elfis Candra, Ketua OLC, Alwis Ilyas dan anggota OLC, Kelompok Musik Katumbak Saiyo, Tokoh Masyarakat serta masyarakat yang datang untuk menikmati 300 The Talua Gratis yang disediakan oleh panitia.