Tiga dari 202 Calon Jemaah Haji Dari Rohil Batal Berangkat, Karena Kesehatan Kurang Mendukung.
Rohil, Riau - Tiga dari 202 jemaah haji Rohil, batal berangkat Ke Madinah alasan kesehatan. Mereka adalah Aisyah Dopal dari Palika, Sukemi Mursadi dan Pariani Muhamad dari Bagan Sinembah.
"Hari ini mereka dipulangkan Ke kampung halamannya, dijemput langsung utusan dari Kesra Rohil, Hamdani," ujar Kemenhaj Rohil, Syafri Johan. Selasa (5/5).
Johan menyampaikan pemulangan jemaah berpedoman pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 55 Tahun 2026 tentang standard kesehatan jamaah haji maka dua diantara yang tiga dinyatakan belum memenuhi syarat dan dinyatakan tidak layak terbang dan tidak istitha’ah. Sementara satu calon jemaah lagi, tidak berangkat, karena sebagai pendamping.
"Kebijakan ini menekankan bahwa hanya jemaah yang benar-benar memenuhi kriteria kesehatan yang bisa diberangkatkan, kebijakan ini didukung sebagai bentuk perlindungan jiwa, maka dituntut calon jemaah untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan jauh sebelum keberangkatan," imbuh Johan.
Johan mendo’akan semoga yang ditunda keberangkatannya tahun ini diberikan kesehatan hingga bisa diberangkatkan tahun depan.
Seorang jemaah haji Rohil yang juga ketua regu, Afrizal, saat dihubungi via WA beliau menginformasikan bahwa jemaah haji Rohil dalam keadaan sehat walafiat, hanya saja ada beberapa jemaah yang mengalami sakit ringan seperti demam, flu dan pusing akibat penyesuaian cuaca di Madinah yang saat ini suhunya sampai 43°c. Afrizal juga menyampaikan bahwa lokasi hotel cukup dekat dengan Masjid Nabawi lebih kurang 5-10 menit jalan kaki.
"untuk penyediaan makanan dari pihak Syarikah alhamdulillah lancar, hanya saja menunya yang minim variasi" ujarnya.
Diinformasikan juga oleh beliau bahwa pada malam tanggal 2 Mei pukul 24.00 WAS ada seorang Ibu jemaah haji Rohil bernama Ibu Suryah yang kesasar setelah pulang dari Raudhah, namun dapat segera ditemukan oleh ketua rombongan dan ketua regu yang dibantu dari jemaah haji dari Bengkulu.
Di akhir berita yang bernama lengkap Afrizal Sofyan Bin Salim menginfokan bahwa petugas kesehatan dokter dan perawat cukup sigap dan siap selama 24 jam melayani keluhan jemaah haji.
" Doakan Kami sehat selalu bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik dan sempurna sampai pulang nanti" ujarnya penuh harap. (rej/ Humas)