Kecelakaan Bus ALS dengan Truk Tangki di Muratara Sumsel, Diduga Sopir Bus ALS Berusaha Menghindari Lubang.
Menurut Nandang, ada 16 korban yang tewas, 14 korban dari penumpang bus ALS dan 2 korban, dari truk tangki, sopir dan satu penumpangnya.
"Saat ini, seluruh korban sudah dievakuasi, sementara ada 4 korban yang mengalami luka luka," imbuh Nandang.
Selain bus ALS dan truk tangki, Nandang membenarkan kecelakaan itu juga membakar dua sepeda motor yang berada di lokasi kecelakaan tersebut.
Dalam video yang beredar di media sosial, pada saat kejadian terlihat kobaran api dengan cepat melalap badan bus, disertai kepulan asap hitam tebal yang membumbung tinggi ke udara.
Melihat kobaran api yang sangat besar, salah seorang warga melarang warga lain untuk mendekat.
"Ndak bisa bisa lagi tu," suara warga yang terdengar dalam rekaman video.
Peristiwa nahas ini melibatkan bus ALS yang datang dari arah Lubuk Linggau, sementara truk tangki melaju dari arah Muara Rupit. Benturan keras antara kedua kendaraan diduga memicu kebakaran hebat.
Peristiwa ini juga mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Kobaran api dengan cepat membesar hingga melalap hampir seluruh bagian bus, menyebabkan kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
Akibat kebakaran tersebut, arus lalu lintas lintas Sumatera (Jalinsum) sempat mengalami kemacetan panjang. Banyak pengendara yang memperlambat laju kendaraan bahkan berhenti untuk menyaksikan kejadian, sehingga memperparah kondisi lalu lintas.
Saat ini, kondisi dilokasi kejadian sudah normal kembali, bangkai bus ALS dan truk tangki sudah dievakuasi dari badan jalan.
" Bangkai bus ALS dan truk tangki sudah dievakuasi, dengan menggunakan alat berat. Arus lalu lintas, sudah normal kembali," ungkap Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono.