Dua Rumah Singgah Kepri, Pengobat Bagi Keluarga Pasien Yang Sakit
Dikutip dari laman kepriprov.go.id, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kini sudah memiliki dua unit rumah singgah yang beroperasi penuh, satu di Jakarta dan satu di Batam.
Dirinci Pemprov Kepri, rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua di Jakarta berlokasi di Jalan Bendungan Hilir, Jatiluhur II No. 21–22, RT 010/RW 002, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebuah lokasi yang strategis karena dekat dengan berbagai rumah sakit besar nasional.
"Rumah singgah ini diresmikan langsung oleh Gubernur Ansar Ahmad pada Mei 2023 dan langsung disambut antusias oleh masyarakat Kepri. Kapasitasnya mencapai 30 tempat tidur dalam 9 kamar — dan sejak hari pertama beroperasi, seluruh tempat tidur sudah terisi penuh. Daftar antrian warga yang ingin memanfaatkannya terus bertambah dari hari ke hari, menjadi bukti nyata betapa besar kebutuhan yang selama ini tidak terpenuhi, " ungkapnya
Sementara rumah Singgah Mahligai Keris Batam, berlokasi di Jalan Kartini, Kota Batam, dimana titik transit yang sangat strategis bagi warga dari berbagai kabupaten kepulauan Kepri yang harus berobat ke rumah sakit-rumah sakit besar di Batam. Dengan kapasitas 25 tempat tidur, rumah singgah ini melayani kebutuhan warga yang dirujuk ke berbagai fasilitas kesehatan di Batam, mulai dari RSUD Embung Fatimah hingga rumah sakit-rumah sakit swasta unggulan yang tersedia di kota industri terbesar Kepri tersebut.
Menurut Pemprov Kepri, kedua rumah singgah ini direhab dari bangunan milik Pemprov Kepri yang sudah ada sejak 2022 — sebuah langkah cerdas yang mengoptimalkan aset pemerintah daerah untuk melayani kepentingan masyarakat secara langsung.
Yang membuat program ini istimewa bukan hanya keberadaannya tetapi kualitas layanan yang diberikan.
"Rumah Singgah ini gratis bagi masyarakat Kepri yang berobat di Jakarta. Pelayanannya seperti di hotel," ungkap Amsar.
Klaim dari Pemprov Kepri dirumah singgah itu, ada
Front desk 24 jam — staf selalu siap melayani kapan pun pasien dan keluarga membutuhkan bantuan
Kamar ber-AC dengan tempat tidur yang nyaman dan water heater
Smart TV dan WiFi — memastikan pasien dan pendamping tetap terhubung dan terhibur selama masa pemulihan
Sarapan pagi gratis setiap hari untuk seluruh penghuni
Layanan mobil jemputan dan antar ke rumah sakit rujukan — pasien tidak perlu mencari taksi atau angkutan sendiri dalam kondisi sakit
Ruang klinik untuk konsultasi medis ringan di dalam rumah singgah
Dokter piket yang dapat dikonsultasi langsung oleh penghuni
Dapur dan pantry bersama untuk kebutuhan memasak
Area parkir, musala, dan keamanan 24 jam
Durasi menginap hingga 90 hari — cukup untuk menyelesaikan sebagian besar rangkaian pengobatan, dengan opsi perpanjangan yang dapat diajukan dengan melampirkan surat keterangan dari dokter rumah sakit
"Seluruh fasilitas ini dinikmati sepenuhnya secara gratis oleh setiap warga Kepulauan Riau yang memiliki surat rujukan resmi dan dokumen yang dipersyaratkan," klaimnya.