"Bijak di Rantau, Berguna di Kampung", Pesan Walikota Amsakar dan Bupati JKA di Pelantikan Pengurus PKDP dan DPD Gempar Kota Batam
0 menit baca
Batam, Kepri - Walikota Batam Amsakar dan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis hadiri pelantikan Pengurus Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) dan DPD Generasi Muda Pariaman (Gempar) untuk Kota Batam di Halaman Parkir Mall Botania 2, Batamcentre, Batam, Sabtu (2/5) malam.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik yang dipimpin oleh Rizky Fernando Koto. Pada kesempatan itu, Amsakar menegaskan, pelantikan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni, tetapi harus diikuti dengan langkah nyata melalui program kerja yang terukur.
“Pelantikan ini jangan hanya dimaknai sebagai seremoni. Setelah dikukuhkan, segera susun program kerja yang terukur agar PKDP dan GEMPAR semakin eksis serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Amsakar dirilis dari laman batam.go.id.
Ia juga mengajak warga asal Padang Pariaman yang bermukim di Batam untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah tempat tinggalnya.
Menurutnya, identitas sebagai perantau tidak mengurangi tanggung jawab untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Saya ingin Bapak/Ibu memaknai diri sebagai orang Batam asal Padang Pariaman. Jika merasa bagian dari Batam, maka akan muncul dorongan untuk berkontribusi. Batam adalah rumah kita bersama yang harus dijaga dan dirawat,” katanya.
Amsakar berharap sinergi antara paguyuban dan pemerintah terus diperkuat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan, penataan kota, serta mendukung peningkatan investasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun energi positif di tengah masyarakat.
“Selaraskan dengan slogan ‘bijak di rantau, berguna di kampung’. Mari bangun energi positif dan hindari diskusi yang kontraproduktif,” tambahnya.
Sementara itu Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas soliditas dan semangat kebersamaan masyarakat Piaman di perantauan yang terus terjaga melalui wadah PKDP. Ia menegaskan bahwa organisasi perantau memiliki posisi strategis sebagai jembatan penghubung antara ranah dan rantau.
“PKDP bukan sekadar organisasi silaturahmi, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mendorong kemajuan daerah. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat menjaga kekompakan, memperkuat konsolidasi antar pengurus dan anggota, serta menjadi motor penggerak kegiatan positif di perantauan,” ujar JKA.
Ia juga mengajak PKDP Batam untuk turut mendukung program-program strategis pembangunan di Kota Batam, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan kampung halaman di Padang Pariaman.
Lebih lanjut, JKA yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP PKDP, mengingatkan seluruh perantau Piaman di Batam agar tidak melupakan kampung halaman. Menurutnya, keberhasilan di rantau harus menjadi energi untuk berkontribusi bagi daerah asal.
“Rantau dan kampung halaman adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Kami di daerah sangat membuka ruang kolaborasi. Sekecil apa pun kontribusi dari perantau akan sangat berarti bagi kemajuan Padang Pariaman. Mari kita bangun kampung halaman dengan semangat kebersamaan,” tegasnya.
Bupati JKA juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kesinambungan organisasi. Kehadiran GEMPAR diharapkan menjadi ruang kaderisasi sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah dinamika kehidupan perantauan.
.jpg)